Berinvestasi properti di luar negeri belakangan diminati
kalangan berduit. Namun bagi investor yang tak berpengalaman, hal ini bisa jadi
mimpi buruk.
Ada beberapa kesalahan yang umum dilakukan oleh investor
properti pemula. Untuk mengatasi hal tersebut, PropertyGuru bekerjasama dengan
Stephen Anderson, seorang pakar properti dan Managing Director Infinito
Real, merumuskan lima kiat untuk mengatasinya:
Dana
Sebelum mulai mencari properti, baik secara online maupun melihat langsung, Anda perlu menghitung dana dan berapa daya beli maksimal Anda. Seringkali para investor mencari properti impian mereka, namun tidak memerhatikan apakah dana yang dimiliki cukup untuk mendapatkannya. Hal ini tentu kerap mendatangkan kekecewaan.
Sebelum mulai mencari properti, baik secara online maupun melihat langsung, Anda perlu menghitung dana dan berapa daya beli maksimal Anda. Seringkali para investor mencari properti impian mereka, namun tidak memerhatikan apakah dana yang dimiliki cukup untuk mendapatkannya. Hal ini tentu kerap mendatangkan kekecewaan.
Jangan hanya menghitung harga properti yang diincar.
Perhitungkan pula semua biaya, pajak, pembiayaan, dan lain-lain, sehingga uang
Anda tidak habis hanya untuk membeli properti tersebut.
Lokasi
Tentukan lokasi properti yang diinginkan. Jika ingin properti yang jauh dari keramaian dan fasilitas, Anda harus siap dengan segala risikonya. Contoh, jika properti tersebut digunakan sendiri untuk melepas penat dari aktivitas sehari-hari, tentu tidak masalah. Akan tetapi, jika properti tersebut akan disewakan, maka lokasi yang dekat dengan beragam fasilitas jauh lebih prospektif.
Tentukan lokasi properti yang diinginkan. Jika ingin properti yang jauh dari keramaian dan fasilitas, Anda harus siap dengan segala risikonya. Contoh, jika properti tersebut digunakan sendiri untuk melepas penat dari aktivitas sehari-hari, tentu tidak masalah. Akan tetapi, jika properti tersebut akan disewakan, maka lokasi yang dekat dengan beragam fasilitas jauh lebih prospektif.
Banyak orang merasa, lokasi properti yang dekat dengan
bandara adalah hal penting. Tetapi yang perlu diperghitungkan adalah waktu
tempuh ke bandara. Pilihlah properti dengan jarak tempuh satu jam dari bandara.
Buat Daftar Prioritas
Buat daftar prioritas berdasarkan tingkat kepentingannya, seperti kolam renang, lokasi dekat dengan pantai, pemandangan (view), peluang sewa, fasilitas anak-anak, dan lain-lain. Kemudian, tentukan poin apa yang bisa dieliminasi.
Buat daftar prioritas berdasarkan tingkat kepentingannya, seperti kolam renang, lokasi dekat dengan pantai, pemandangan (view), peluang sewa, fasilitas anak-anak, dan lain-lain. Kemudian, tentukan poin apa yang bisa dieliminasi.
Dengan dana terbatas, sulit rasanya mendapat semua
keinginan Anda, jadi harus ada hal yang perlu dikompromikan. Peringkat teratas
dari daftar prioritas, biasanya pemandangan laut, akan tetapi properti dengan
karakteristik ini umumnya sangat mahal.
Lakukan Riset
Perhatikan pesaing dan kenali harga pasar dari properti yang Anda bidik. Pastikan Anda membayar dengan harga yang wajar. Jangan terlalu cepat percaya dengan orang yang memberi info mengenai harga properti tersebut. Selalu kunjungi lokasi properti yang Anda inginkan sebelum membelinya. Jangan cepat percaya pada iklan yang ‘menjual mimpi indah’.
Perhatikan pesaing dan kenali harga pasar dari properti yang Anda bidik. Pastikan Anda membayar dengan harga yang wajar. Jangan terlalu cepat percaya dengan orang yang memberi info mengenai harga properti tersebut. Selalu kunjungi lokasi properti yang Anda inginkan sebelum membelinya. Jangan cepat percaya pada iklan yang ‘menjual mimpi indah’.
Proyeksi Masa Depan
Banyak pembeli yang hanya melihat kondisi properti saat melakukan transaksi, namun tidak melihat proyeksi masa depan properti tersebut. Anda harus selalu berfikir bahwa properti yang dibeli, suatu hari nanti akan dijual. Bahkan, bila Anda tidak berniat menjualnya dalam waktu dekat, Anda pun harus mempertimbangkannya, karena keadaan atau kebutuhan Anda bisa berubah sewaktu-waktu.
Banyak pembeli yang hanya melihat kondisi properti saat melakukan transaksi, namun tidak melihat proyeksi masa depan properti tersebut. Anda harus selalu berfikir bahwa properti yang dibeli, suatu hari nanti akan dijual. Bahkan, bila Anda tidak berniat menjualnya dalam waktu dekat, Anda pun harus mempertimbangkannya, karena keadaan atau kebutuhan Anda bisa berubah sewaktu-waktu.
Banyak orang yang membeli saat booming, tergoda
membeli properti baru yang terlihat bagus, tetapi bentuknya sama dengan
properti di sekitarnya. Hal ini tentu mempertinggi potensi kompetisi sekaligus
menurunkan permintaan sewa. Untuk itu, membeli properti dengan bentuk unik dan
terbatas harus menjadi prioritas.
Sumber: Rumah.com