Memiliki uang berlebih dan bingung menghabiskannya ke
mana? Anda bisa memilih investasi untuk menghabiskan uang berlebih, sekaligus
mendapatkan uang tambahan. Selain itu, Anda bisa mendapatkan berbagai
keuntungan lain. Apa saja?
1. Terhindar dari utang
Penghasilan berlebih terkadang membuat beberapa orang
tergoda untuk membeli barang-barang di luar kebutuhan, sepertigadget seri
terbaru, barang-barang branded, dan paket tur liburan ke tempat favorit.
Kartu kredit sering menjadi solusi untuk memuaskan keinginan tersebut. Tapi,
jika kartu kredit digunakan tanpa kontrol maka Anda akan menghadapi utang yang
bertumpuk. Lain cerita jika Anda menghabiskan penghasilan ekstra dalam
investasi. Anda dapat menghindari sifat konsumtif dan utang.
2. Nilai aset atau kekayaan terlindung dari pengaruh
inflasi
Data menunjukkan, dalam lima tahun terakhir (30 April
2009-30 April 2014) inflasi di Indonesia mencapai 29,52%. Hal ini menyebabkan
daya beli uang Anda melemah meski jumlah uang tetap. Jadi, jika pada 2009
Anda bisa membeli tempe goreng seharga Rp 500, pada 2014 menjadi Rp 1.000.
Namun, Anda bisa menghindar dari pengaruh inflasi ini dengan menempatkan uang
dalam investasi.
3. Nilai aset atau kekayaan meningkat
Menurut Edhi Widjojo, President Director AXA
Asset Management Indonesia, dengan melakukan investasi maka uang Anda akan
berkembang: 33,82% bila menggunakan deposito sebagai instrumen investasi;
45,88% dengan instrumen investasi emas; 79,62 investasi pada obligasi; dan
180,94% bila menggunakan saham sebagai kendaraan investasi.
4. Memenuhi kebutuhan di masa depan
Dengan berinvestasi, Anda dapat mencapai suatu target
keuangan, yang kemudian digunakan untuk membeli sesuatu, misal rumah dan mobil.
Anda akan lebih cepat menjangkau nilai uang dengan berinvestasi daripada hanya
dengan menabung.
5. Sebagai bagian dari perencanaan keuangan
Investasi pun dapat Anda gunakan untuk persiapan
pensiun. Investasi dengan return tinggi seperti investasi saham dapat
dipakai untuk menyiapkan dana pensiun yang membutuhkan waktu lama. Persiapan
dana pensiun sesuai dengan karakter investasi saham yang cenderung memberikan
hasil maksimal bila dilakukan dalam jangka waktu panjang. Namun, sebaiknya
semakin mendekati pensiun porsi investasi saham harus semakin menurun,
digantikan investasi yang lebih konservatif, seperti obligasi, emas, deposito atau
properti.
Informasi ini dari www.cekaja.com
Image: bisnisaceh.com