Bisnis investasi memang banyak menarik minat masyarakat
Indonesia, meskipun pada umumnya baru kalangan senior dan profesional saja yang
menguasai bisnis ini. Bisnis investasi tidak hanya bergerak pada bidang
saham saja tetapi juga bisa berupa emas, properti, reksa dana dan masih banyak
lagi yang lainnya. Hal inilah yang akhirnya menarik minat kaum muda untuk ikut
terjun dalam dunia investasi sebagai investor muda. Pemerintah sendiri bekerja
sama dengan beberapa universitas sudah memulai kampanyenya untuk menarik kaum
muda menjadi seorang investor. Lalu apa saja syarat dan kriteria yang harus
dimiliki oleh seorang investor muda? Berikut penjelasan kami.
Syarat Menjadi Investor
Untuk menjadi seorang investor, baik dari kalangan muda
ataupun profesional, syarat-syaratnya tidaklah berbeda. Hal pertama yang harus
dimiliki oleh seorang investor adalah memiliki KTP dan NPWP. Langkah
selanjutnya jika investor ingin bermain saham di Bursak Efek Indonesia (BEI),
terlebih dahulu investor harus mendaftarkan diri ke perusahaan sekuritas yang
telah menjadi anggota BEI dan membuka rekening efek sekaligus aplikasi Rekening
Data Nasabah (RDN). Dengan adanya RDN, maka dana pribadi investor tidak akan
tercampur dengan dana dalam rekening efek. Sama halnya ketika membuka rekening
di bank untuk pertama kalinya, membuka rekening efek juga membutuhkan deposit
awal yang rata-rata jumlahnya sekitar Rp5 juta atau tergantung pada broker
masing-masing perusahaan. Investor baru bisa memulai transaksi jika sudah
mendapatkan kartu Acuan Kepemilikan Sekuritas (AKSes) yang di dalamnya mencakup Single
Identification (SID). Investor hanya akan diberi satu SID meskipun ia
mendaftar di banyak perusahaan sekuritas.
Kriteria Investor Muda yang Sukses
Menjadi seorang investor yang sukses memang tidak dipengaruhi
oleh usia dan bagi para investor muda yang masih awam berinvestasi,
kriteria-kriteria di bawah ini wajib dimiliki.
Kenali apa itu investasi
Masih banyak anggapan di masyarakat bahwa investasi
saham sama dengan berjudi. Faktanya, bisnis investasi tidaklah mudah karena
membutuhkan ilmu dan pengetahuan dasar mengenai apa itu investasi dan
produk-produknya. Investor muda wajib memahami hal-hal dasar ini agar tidak
disesatkan oleh anggapan-anggapan negatif yang banyak beredar di masyarakat.
Banyak bertanya dan berdiskusi dengan pakar-pakar investasi akan banyak
membantu dalam tahap awal berinvestasi.
Buat perencanaan keuangan
Berminat menjadi investor muda tetapi bingung produk
investasi mana yang harus dipilih? Sebaiknya buatlah perencanaan keuangan terlebih
dahulu karena setelah menetapkan apa yang diinginkan di masa depan, hal ini
akan membantu pemilihan produk investasi yang sesuai dengan rencana keuangan
Anda.
Mandiri
Keinginan untuk menjadi pribadi yang mandiri secara
finansial adalah kriteria penting yang harus dimiliki investor muda. Jika masih
berstatus mahasiswa, maka ia harus menyadari bahwa untuk menyelesaikan
kuliahnya ia membutuhkan ketekunan dan kemandirian, demikian halnya untuk
menginvestasikan sekecil apapun dana yang ia miliki.
Berani ambil risiko
Memulai bisnis investasi berarti harus siap menerima
risiko jika sewaktu-waktu tidak mendapatkan keuntungan. Investor muda pemula
bisa memilih produk investasi reksa dana karena relatif membutuhkan dana yang
tidak terlalu besar dengan risiko kerugian yang lebih kecil. Jangan sampai
karena pernah mengalami kerugian sekali, Anda langsung kapok berbisnis
investasi. Karena seperti kata pepatah “kegagalan adalah awal keberhasilan”
maka kerugian investasi untuk pertama kalinya bisa menjadi pelajaran berharga
bagi Anda sebagai investor muda.
Jangan berspekulasi terlalu banyak
Setiap investor muda maupun investor pemula pasti
memiliki kecenderungan untuk berspekulasi. Namun terlalu banyak spekulasi dapat
berujung penghindaran akan investasi sama sekali atau perpindahan menuju bisnis
aset yang sama sekali tidak berisiko. Daripada terlalu banyak berspekulasi, hal
penting yang harus dilakukan investor muda adalah bersikap cerdik dalam
memahami risiko dan tren yang akan terjadi.
Pada intinya investasi memang sebaiknya diajarkan
semenjak dini. Menjadi investor di waktu muda juga dipandang memiliki banyak
keuntungan karena jika sewaktu-waktu mengalami kerugian, investor muda masih memiliki
waktu yang panjang dan tenaga yang lebih untuk memulihkan diri. Jadi kaum muda
tunggu apalagi segeralah berinvestasi sedini mungkin!
https://www.aturduit.com